Struktur Jembatan Teruji Kokoh dan Tahan Lama Menggunakan Vibrator !

Posted by on May 6, 2019 in blog | Comments Off on Struktur Jembatan Teruji Kokoh dan Tahan Lama Menggunakan Vibrator !

Please Share

 

cara kerjanya vibrator

Vibrator merupakan salah satu alat yang digunakan untuk proses pemadatan beton pada setiap proses konstruksi. Berdasarkan cara kerjanya vibrator biasanya dibedakan menjadi dua yaitu vibrator internal dan external, kedua vibrator ini memiliki fungsi masing-masing namun pada hakikatnya adalah untuk memadatkan beton sehingga hasil dari padatan tersebut lebih kokoh dan tahan lama. Perlu anda ketahui struktur beton yang kokoh pada suatu konstruksi bangunan salah satunya adalah berasal dari proses pemadatan yang baik dan benar, jadi jika dalam proses pemadatan saja sudah tidak benar maka kualitas dari beton akan jauh dari yang anda harapkan apalagi jika anda akan mulai proses kontruksi yang membutuhkan tingkat kepadatan beton maksimal seperti pembangunan jembatan.

Hanya dengan Vibrator! Pemadatan Beton Mudah dan Dapat Hasil Maksimal

Anda tentunya sangat mengharapkan hasil dari beton yang akan digunakan untuk proses kontruksi memiliki kualitas baik dengan slaah satu kriteria memiliki kuat tekan yang kuat sehingga beton akan mantap saat digunakan untuk struktur bangunan apalagi jika anda berencana untuk membuat sebuah konstruksi jembatan yang nantinya akan banyak beban yang bekerja diatasnya. Untuk proses pemadatan beton sendiri pun biasanya dikenal dengan menggunakan dua cara ini yaitu cara internal dan cara external. Tentunya dengan dua cara yang berbeda pastinya membutuhkan dua jenis alat yang berbeda, karena dapat dipastikan cara kerjanya pun akan berbeda.

Berikut ini terdapat cara kerja dari vibrator internal dan external dalam proses pemadatan beton, sehingga nantinya diharapkan anda lebih memahami dari kedua jenis vibrator ini saat ingin menggunakannya!

Vibrator Internal

Jenis vibrator yang satu ini biasanya digunakan untuk memadatkan beton dengan cara “menggetarkan” dari dalam adonan beton cair yang dituangkan. Untuk pemberian getaran dari vibrator jenis ini biasanya tidak ditumpukan pada satu titik, namun lebih ke banyak titik, hal ini agar tidak menganggu setingan dari penampang beton lainnya yang telah ditentukan. Untuk vibrator internal ini sendiri biasanya terdiri dari beberapa rangkaian kelengkapan┬áseperti :

  1. Power unit
  2. Flexibel shaft
  3. Needle

Rangkaian mesin tersebut memiliki fungsi masing-masing pada sebuah kerja vibrator internal supaya dapat mendapatkan hasil pemadatan beton yang diinginkan nantinya.

Vibrator External

Vibrator yang satu ini biasanya berbentuk mesin raksasa yang didalamya terdapat beton-beton pracetak, cara kerjanya adalah dengan memberi getaran dari luar bagian beton. Jenis vibrator yang satu ini akan anda banyak temui di proses pabrikasi beton pracetak, rata-rata beton pra cetak ini digunakan untuk jalan layangm jembatan, hingga saluran gorong-gorong. Vibrator external ini juga memiliki beberapa rangkaian kelengkapan seperti :

  1. Unit mesin vibrator external
  2. Breket
  3. Safety belt

Dari segi fungsi memang vibrator internal dan external memiliki fungsi yang sama untuk memadatkan beton sehingga kokoh nantinya, namun dari sisi kelengkapan rangkaian yang terdapat di masing-masing serta cara kerjanya akan berbeda jauh. Jadi bagaimana menurut anda ? apakah akan menggunakan vibrator internal atau vibrator external untuk mendukung proses kontruksi anda seperti konstruksi jembatan? maka silahkan pilih atau kombinasikan sesuai dengan kebutuhan anda ya dan dapatkan hasilkan yang maksimal dari alat ini.